“Saat ini, infrastruktur kita, terutama jalan penghubung antardesa, masih kurang memadai. Kami berharap ada perbaikan, seperti pengaspalan jalan dari Marobea ke Kampobalano. Jalur ini penting karena lebih cepat untuk menuju puskesmas dan mempermudah akses masyarakat,” ungkap Syarifudin.

Syarifudin juga menyoroti sektor pertanian, khususnya di Desa Marobea dan sekitarnya, yang dikenal sebagai penghasil jagung terbesar di Muna Barat.

Ia meminta adanya dukungan dari pemerintah untuk meningkatkan produksi pertanian, termasuk dalam hal penyediaan bibit unggul, pupuk, alat dan mesin pertanian (alsintan), dan akses jalan usaha tani.

Menanggapi keluhan masyarakat tersebut, calon Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, menegaskan komitmennya untuk menjadikan sektor pertanian sebagai program prioritas.

Darwin berencana memberikan bantuan berupa bibit gratis, pupuk, dan alat pertanian seperti eskavator untuk mempermudah pembukaan lahan bagi kelompok tani di seluruh wilayah Muna Barat.