Rasulullah pun, melarang umatnya untuk bergibah. Diriwayatkan dalam Hadis Tirmidzi, Rasulullah bersabda,

"Orang Islam itu saudara bagi orang Islam lain, jangan saling menghianati, jangan saling membohongi, dan jangan saling merendahkan, setiap Muslim atas Muslim yang lain itu haram rahasianya, hartanya dan darahnya, taqwa itu ada di sini (dalam hati) cukup seseorang dikatakan jelek jika memandang rendah saudaranya Muslim."

Dilansir dari dream.co.id, membicarakan apalagi sampai mencemarkan nama baik seorang Muslim yang tidak mereka sukai merupakan kemungkaran yang besar dan termasuk gibah yang diharamkan, bahkan termasuk dosa besar, berdasarkan firman Allah:

“Dan janganlah sebagian kalian gibah (menggunjing) sebagian yang lain. Sukakah salah seorang di antara kamu memakan daging saudaranya yang telah mati? Maka tentulah kalian akan merasa jijik kepadanya. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima Taubat dan Maha Penyayang.” (Al-Hujurat/49: 12).

Berdasarkan firman Allah tersebut, orang yang menggunjing diibaratkan dengan memakan daging saudaranya yang sudah mati. Hal ini dinilai sebagai dosa besar yang harus dihindari setiap Muslimin.