Tidak dapat dipungkiri lagi jika nyatanya pergaulan merupakan hal yang dapat membawa dampak besar pada kehidupan kita sehari-hari. Ketika kamu bergaul dengan orang-orang dengan kelakuan baik, maka dengan sendirinya akan ikut terpengaruh, dan melakukan hal-hal yang baik pula.
Sebaliknya, ketika kamu bergaul dengan orang yang berperilaku buruk, maka hal ini juga akan membentuk kepribadian kamu juga. Jika ingin menghindar dari perilaku gibah, tentu anda harus menghindari orang yang gemar melakukan gibah.
Dalam hadis Rasululah shallallahu ‘alaihi wa sallam menjelaskan tentang peran seorang teman:
“Permisalan teman yang baik dan teman yang buruk ibarat seorang penjual minyak wangi dan seorang pandai besi. Penjual minyak wangi mungkin akan memberimu minyak wangi, atau engkau bisa membeli minyak wangi darinya, dan kalaupun tidak, engkau tetap mendapatkan bau harum darinya. Sedangkan pandai besi, bisa jadi (percikan apinya) mengenai pakaianmu, dan kalaupun tidak, engkau tetap mendapatkan bau asapnya yang tak sedap.” (HR. Bukhari 5534 dan Muslim 2628).
Saat kamu berada di antara para pelaku gibah kamu akan terbawa perkataan mereka dan mulai merespon setiap kata, sehingga terbentuklah gibah.
