"Jadi tidak ada masalah. Tinggal menunggu verifikasi saja," ujarnya.

Sedangkan uang sebesar Rp 150 ribu yang diserahkan honorer ke bendahara, sudah diperintahkan dikembalikan. Namun, para honorer menolak menerimanya dengan alasan, sebagai ucapan terima kasih, karena telah dibantu dalam proses penginputan data.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), La Ode Ena menerangkan, data tenaga non ASN dari Satpol PP telah diterima. Saat ini, tinggal dilakukan verifikasi kembali.

"Sudah masuk, tinggal diverifikasi," tukasnya. (B)

Penulis: Sunaryo