“Kami akan menyesuaikan kapasitas ruangan agar semua berjalan lancar,” tambah Arwah.
Ketua KPU Kota Kendari, Jumwal Shaleh, menyoroti pelaksanaan debat pertama yang dinilainya terdapat beberapa pelanggaran yang mengganggu jalannya debat. KPU pun akan mengevaluasi jumlah tim pendukung yang hadir pada debat kedua.
Baca Juga: LA - IDA Beberkan Strategi Tingkatkan Kualitas SDM Sulawesi Tenggara
“Ada tim pendukung yang tidak mematuhi peraturan saat debat, sehingga kami mempertimbangkan untuk mengurangi jumlah tim pendukung yang hadir,” ungkap Jumwal.
Sementara itu, Ketua Bawaslu Kota Kendari, Sahinuddin, meminta perlakuan yang adil untuk setiap pasangan calon.
