“Tapi beliau (Prabowo Subianto, red) kan tidak berdiri di situ. Kemudian waktu dicari sama Pak Anies sudah tidak ada, ya sudah,” tutur Syaugi usai debat.

Syaugi juga menjelaskan persoalan etika yang ditanyakan Anies kepada Prabowo. Dia menilai etika adalah hal yang wajib dijunjung tinggi oleh para pemimpin dan bukan pada masalah-masalah teknis.

“Tadi kan sudah ditanyakan oleh Pak Anies, tapi kan gak dijawab tadi, yang dijawab masalah etik penjelasannya bla-bla-bla,” ujarnya.

Selain itu, Syaugi pun menyoroti ketidaksanggupan Prabowo untuk membuka data-data anggaran pengadaan alutsista di Kemenhan, termasuk proyek food estate. Menurutnya, saat debat merupakan kesempatan yang bisa dimanfaatkan oleh Prabowo untuk menyebutkan data-data yang diminta Anies meski dengan waktu yang sangat singkat.

Sebagai kapten Timnas AMIN, Syaugi secara tegas memberi nilai 100 kepada Anies atas penampilannya di debat ketiga. Dia menilai Anies menguasai tema debat dan lebih unggul dibanding Prabowo.