"Revitalisasi membutuhkan biaya besar, apalagi kondisi APBD kita sedang kurang mendukung. Jika menginginkan investasi, kita harus memulainya dari sekarang," tegas AJP.

Calon Wakil Wali Kota nomor urut 4, Asli, juga mengkritik program "sponge city" yang menurutnya membutuhkan waktu pengerjaan 1 hingga 4 tahun, dengan potensi pengurangan risiko banjir hanya 30-50 persen.

"Ini bertentangan dengan tagline kami, 'Kendari Bisa.' Daripada membangun kolam retensi, kami punya solusi untuk menghubungkan sungai-sungai di Kendari agar konektivitas air lebih baik," tutupnya. (A)

Penulis: Nur Fauzia

Editor: Fitrah Nugraha