Salah satu permasalahan utama yang dihadapi Buton Tengah saat ini, menurut Azahari, adalah rendahnya indeks pembangunan manusia (IPM), yang telah menduduki posisi terendah di Sulawesi Tenggara selama beberapa tahun.
“Hal ini mencerminkan tantangan dalam meningkatkan kualitas hidup, kesempatan pendidikan, umur panjang, dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Azahari dalam penyampaian visi misinya.
Kemudian paslon nomor urut 2, La Andi dan Abidin, memaparkan visi mereka untuk menjadikan Buton Tengah sebagai kota yang adil, sejahtera, religius, dan inovatif.
La Andi menekankan peningkatan kualitas pelayanan publik serta tata kelola pemerintahan yang lebih baik, dengan fokus pada pembangunan ekonomi yang memanfaatkan potensi wilayah secara berkelanjutan.
Pasangan ini berkomitmen menciptakan pemerintahan yang transparan dan berorientasi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat.
