Baca Juga: PAN Gelar Satu Abad NU, Gus Yahya: Warga NU Tak Haram Pilih PAN di Pemilu

"Alhamdulillah, niat tersebut mendapat respon positif dari kalangan pesantren. Kami lakukan pendekatan dengan mengatakan kalau untuk melakukan perubahan di pesantren maka harus kalangan pesantren sendiri yang harus mengubahnya. Kalau terpilih tentunya bisa urus pesantren, sedangkan parpol PAN biar kader PAN sendiri," tuturnya.

Saat ini, sambung Ahmad Rizki Sadiq, ada sejumlah pesantren di Jawa Timur sudah menyiapkan kalangan pesantrennya untuk diusung sebagai bacaleg dari PAN.

"Ada dari Ponpes Nadlatul Ummah, Ponpes Sidogiri, Thoriqoh Syeh AbdulQodir Jaelani dan masih banyak lagi yang siap mewakafkan putra putri terbaiknya untuk diusung dari PAN," jelasnya.

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya mengatakan, warga NU boleh saja memilih atau mencoblos Partai Amanat Nasional (PAN).