Salah seorang mahasiswa yang tinggal di lorong dekat tempat Pak Adi berjualan mengaku sering melihat Pak Adi berjualan hingga tengah malam. Ia turut prihatin dan membayangkan bagaimana perjuangan orang tuanya di kampung. Tetapi ia tidak bisa membantu banyak, ia hanya bisa berdoa agar dagangan Pak Adi cepat laku dan bisa segera pulang. (B)
Penulis: Mardianto
Editor: Haerani Hambali
* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS
