Baca Juga: Kegiatan Teknis Perwakilan BKKBN Sultra di Buton Selatan Dorong Penurunan Stunting

Agus Salim, Ketua Tim Kerja Ketahanan Keluarga dan KB BKKBN Sulawesi Tenggara, menyampaikan bahwa intervensi spesifik menjadi salah satu upaya penting dalam percepatan penurunan stunting. Salah satu yang perlu dilakukan yaitu dengan penguatan kapasitas dan perilaku remaja.

"Remaja merupakan kelompok yang strategis untuk dilakukan intervensi pencegahan stunting karena mereka akan menjadi generasi penerus bangsa," katanya.

Berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023, angka prevalensi stunting di Sultra tahun 2022 adalah 27,7 persen dan di tahun 2023 naik menjadi 30 persen. Sedangkan di Kabupaten Buton Selatan, angka stunting mengalami kenaikan dari 32,6 persen di tahun 2022 menjadi 37,1 persen di tahun 2023.

Baca Juga: BKKBN Sultra Hadiri Rakornis Jakarta Optimalkan Program Bangga Kencana dan Penurunan Stunting