JAKARTA, TELISIK.ID - Hidayah adalah anugerah, namun tak jarang kedatangannya membawa ujian berat. Inilah kisah pilu seorang ibu Dea, yang demi memeluk agama Islam, harus rela menghadapi penolakan, kebencian, dan bahkan dijauhi oleh keluarga besarnya.

Bermula dari perbedaan ajaran dalam perjanjian lama dan baru di kepercayaannya dulu, Ibu Dea mulai mencari tahu mengapa sesama umat justru memiliki pemahaman yang beragam.

Banyak pertanyaan memenuhi benak Ibu Dea, namun sayangnya, para pemuka agamanya kala itu tak banyak yang bisa memberikan jawaban memuaskan.

Setelah pindah ke Bekasi bersama orang tuanya, Ibu Dea bertemu dengan seorang ibu Muslim yang rajin mengaji dan sholat. Pertemuan itu kemudian memicu keinginannya untuk ikut ke masjid.

"Bu bisa ikut gak, tetapi saya non-Muslim?" ucapnya kala itu, seperti dikutip dari kanal YouTube Ngaji Cerdas.