Baca Juga: Suara Azan jadi Penuntun Sultan Djorghi Mualaf, Akui Nyaman sampai Bisa Tidur Lelap

Bersama ibu tersebut, Ibu Dea belajar Islam dan terus memikirkannya hingga ia mencari tahu lebih dalam ajarannya.

Ibu Dea mantap mualaf setelah mengetahui ajaran Islam melarang wanita haid beribadah, berbeda dengan kepercayaannya dulu.

Usai menjadi mualaf, Ibu Dea dibenci dan dijauhkan oleh keluarga dan saudaranya. Meski begitu, seorang adiknya ikut bersyahadat, yang kemudian menanyakan padanya, "Mengapa begitu banyak ujian yang harus dihadapi?"

"Sampai kartu keluarga dan ijazah saja ditahan, tidak boleh diambil, niatnya agar tidak bisa ngapa-ngapain di Jakarta. Tapi, Masya Allah, diberikan jalan kemudahan melalui suami," beber Ibu Dea dikutip dari Okezone.