Ketiga, menuntut Kapolda Sulawesi Tenggara untuk memastikan tidak terjadi lagi tindakan represif saat masyarakat dan mahasiswa menyampaikan aspirasinya.
Koordinator aksi menyampaikan, demonstrasi akbar ini merupakan bentuk keresahan mahasiswa atas kondisi sosial ekonomi masyarakat.
Mereka menegaskan akan terus melakukan aksi serupa bila pemerintah tidak segera merespons tuntutan mereka.
Baca Juga: Sejumlah Titik Jalan di Kendari Dialihkan saat Demo DPRD dan Polda Sulawesi Tenggara, Ini Rutenya
“Kami hadir di sini bukan hanya untuk mahasiswa, tetapi untuk rakyat kecil yang suaranya sering kali tidak didengar,” tegas salah seorang orator dari mimbar aksi.
