MUNA, TELISIK.ID - Aksi demonstrasi yang dilakukan Aliansi Mahasiswa Laworo Mengguggat (AMLM) di Kantor Bupati Muna Barat (Mubar), Selasa (9/11/2021), terkait dugaan monopoli proyek yang dilakukan Pokja Unit Layanan Pengadaan (ULP) berakhir ricuh.

Massa aksi yang dikomandoi La Ode Yasir dan Ikmal terlibat baku dorong dengan aparat Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) saat berusaha masuk ke halaman kantor Bupati Mubar.

Saat aksi dorong terjadi, Koordinator Lapangan (Korlap) massa aksi, Ikmal dianiaya oleh salah seorang diduga preman yang menyusup dibarisan Pol PP.

"Lehernya dicekik dan dicakar," kata La Ode Yasir, Jenderal Lapangan AMLM.

Melihat rekannya mendapat perlakuan kasar, mereka tidak menerima. Mereka langsung memutuskan melaporkan ke Polsek Sawerigadi yang kebetulan berada disamping Kantor Bupati Mubar.