Media Hong Kong itu menuliskan: “Massa yang marah membakar pos polisi di dekat Istana, sementara pedemo lainnya menyulut api pada sebuah ban, barikade polisi dan bahkan halte bus. Sementara di Jawa Barat, pedemo memblokir sebuah jalan dan salah satu kafe di Yogyakarta dibakar dalam protes ini”.

South China Morning Post pada artikelnya yang berjudul “Indonesia’s Omnibus Law: Jakarta MRT partly shut as third day of protests turn violent” itu sempat mewawancara salah satu pedemo.

“Ini adalah perjuangan kami untuk anak cucu dan generasi mendatang. Dengan UU ini kesejahteraan kami dicabut dan kami akan kehilangan kepastian akan pekerjaan,” ujar Maulana Syarif, yang bekerja di Astra Honda selama 25 tahun, saat diwawancara South China Morning Post.

Baca juga: Dampak Pengesahan UU Cipta Kerja, Ini Komentar Anggota DPR-RI

The New York Times menuliskan artikel “Protests Spread Across Indonesia Over Jobs Law” dan menyebutkan aksi unjuk rasa berlangsung di lebih 60 kota, dari Aceh hingga Papua Barat.