KENDARI, TELISIK.ID - Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Wanara Nusantara Indonesia Sultra nyaris bentrok dengan aparat kepolisian di depan Mapolda Sultra, Senin (5/7/2021).

Aksi yang nyaris bentrok ini terjadi saat pihak kepolisian yang melakukan pengamanan hendak memadamkan api dari ban bekas yang dibakar oleh pengunjukrasa.

Dalam unjuk rasa tersebut, massa aksi menuding jika aktivitas pertambangan yang dilakukan PT Wajah Inti Lestari (WIL) di wilayah Muara Lapao-Pao, Kecamatan Wolo  Kabupaten Kolaka, adalah ilegal.

“PT WIL ini melakukan penambangan di kawasan hutan produksi terbatas dan kawasan hutan lindung,” kata salah satu orator aksi, Ripaldi Rusdi.

Selain itu, massa aksi juga menuding jika PT WIL dalam menjalankan aktivitasnya menggunakan Izin Jenis Mineral Bukan Logam (Batuan) di area yang merupakan konsesi Eks IUP Nomor 502 tahun 2013.