JAKARTA, TELISIK.ID - Ratusan massa buruh dari berbagai daerah yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), kembali menggelar aksi demonstrasi menolak RUU Cipta Kerja atau Omnibus Law yang  dinilai seperti "penghisap darah rakyat".

Aksi unjuk rasa yang digelar di depan Gedung DPR, MPR pada, Senin (3/8/2020), itu berjalan dengan kondusif. Massa buruh terlihat membentangkan sejumlah spanduk yang bertuliskan "Tolak Omnibus Law dan Stop PHK Massal, Drakula Bagi Buruh dan Rakyat" di pagar Gedung DPR.

Presiden KSPI, Said Iqbal mengatakan, menolak Omnibus Law karena dinilai menyusahkan rakyat yang terkesan seperti Drakula pengisap darah rakyat saja.

"Kami menolak Omnibus Law RUU Cipta Kerja yang tidak ada ubahnya dengan Drakula sebagai penghisap darah rakyat," tegasnya.

Baca juga: Pempus Dinilai Tak Adil Soal Pengelolaan Minyak Bumi, Riau Ancam Merdeka