"Kami tidak diizinkan bertemu rektor di ruangannya dan tidak mau juga menemui kami di pelataran ini. Rektor IAIN Kendari sepertinya menghindari massa aksi dan ini jelas adalah bentuk kekecewaan kami dari KBM IAIN Kendari," kata Ketua SEMA IAIN Kendari, Sarman kepada Telisik.id.
Baca juga: Anggota DPR RI Minta Polda Sultra Tangkap Penambang Hutan Lindung
Karena tuntutan massa aksi tidak dipenuhi, sekira pukul 13.00 Wita, massa aksi terus bertahan dan terus berdemonstrasi di pelataran Gedung Rektorat IAIN Kendari.
"Kami akan terus mengawal dan berdemontrasi sampai oknum dosen terduga pelaku pelecehan dipecat dari IAIN Kendari," tandasnya.
Untuk diketahui, seruan aksi KBM IAIN Kendari adalah menolak pembiaran pelecehan di IAIN Kendari dan menuntut Rektor IAIN Kendari agar melaksanakan rapat kode etik pemecatan tersangka dan mendesak Dekan Fakultas Tarbiyah agar turun dari jabatannya karena tidak konsisten dalam mengawal kasus pelecehan.
