Demokrasi ala barat tidak akan cocok jika diterapkan di Indonesia.  

Boleh saja Soekarno dan Suharto berdalih bahwa demokrasi barat tidak sesuai dengan karakter masyarakat Indonesia. Namun yang harus kita pahami bahwa demokrasi itu merupakan asas universal bukan sekadar asas yang bersifat lokal.

Terdapat beberapa indikator yang harus dimiliki oleh negara yang mengklaim dirinya sebagai negara demokrasi. Seperti terjaminnya kebebasan warga untuk menyampaikan pendapatnya dan adanya pemilu yang diadakan secara berkala.

Masa Reformasi dianggap sebagai tonggak dimulainya era demokrasi baru di Indonesia. Karena pada masa Orba juga mengklaim dirinya sebagai negara demokrasi, maka demokrasi pada era reformasi merupakan antithesis terhadap konsep demokrasi era Orba. Dengan demikian, maka terdapat perbedaan yang cukup signifikan antara demokrasi era Orba dan demokrasi era reformasi.

Pertanyaannya apakah demokrasi pada era reformasi lebih baik dibandingkan demokrasi pada era Orba? Jika melihat pada segi penguatan kelembagaan, memang demokrasi era reformasi jauh lebih baik dibandingkan demokrasi era Orba. Pada era reformasi, pemilu diselenggarakan oleh KPU yang independen.