Tapi yang pasti, kita telah memilih sistem demokrasi sebagai landasan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Artinya baik atau buruknya, sudah sepantasnya kita terima sembari terus berbenah demi kebaikan bersama.
Baca juga: Pilkada Wakatobi 2020: Menjaring Suara Langit
Walau realitas menunjukkan bahwa demokrasi semakin mahal, tetapi tidak juga berimbas dan berbuah kesejahteraan bagi banyak orang. Bahkan yang memilukan, daulat rakyat hanya sampai pada saat perhelatan pemilihan umum untuk menentukan pemegang tampuk pimpinan dan kekuasaan negara dan daerah selama lima tahun.
Dalam sebuah pertarungan, menang atau kalah bukan hanya sebuah kewajaran, tetapi juga merupakan sebuah keniscayaan. Artinya menang atau kalah adalah kepastian. Sehingga setiap petarung harus siap menerima segala konsekuensi yang ada dan mungkin ada.
Tentu saja dalam pertarungan yang adil dan beradab. Selain itu, orientasi politik harus sebagai usaha untuk mencapai kebaikan bersama dengan cara-cara yang tentu saja baik dan benar.
