Selain itu, dalam berbagai bidang, mulai dari politik, ekonomi, sosial dan budaya, sikap keberbedaan merupakan sebuah keniscayaan. Oleh karena itu, diperlukan sikap kerelaan dan kerendahan hati untuk menerima setiap perbedaan.
Barangkali bangsa ini harus mengingat bahwa terbentuknya Bangsa dan Negara Indonesia adalah formulasi atau sintesis dari beragam jenis budaya, paham, agama, dan orientasi politik yang diikat oleh Pancasila sebagai dasar pemersatu dan cita-cita bersama.
Maka perlu ada redefinisi, pemaknaan kembali, rekonstrukti dan revitalisasi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Sebagai bangsa, kita masih sangat harus banyak belajar. (*)
