“Jadi aksi hari ini mengenai tuntutan kepada PJ Bupati Buton Selatan untuk membatalkan nilai SKTT yang telah dilaksanakan di Buton Selatan,” tutur Jendral lapangan aksi, Nayun.

Saat massa aksi tiba di Kantor Dinas Pendidikan, situasi menjadi ricuh dengan aksi saling dorong antara tenaga honorer PPPK dan staf Dinas Pendidikan.

Hal tersebut bermula saat masa aksi melemparakan air mineral kepada salah satu staf di Dinas Pendidikan sehingga terjadi aksi baku dorong.

“Apa maksudmu ko lempar begitu? Ko tunggu kau e, ko tidak takut saya, kau berani dih,” ucap salah satu staf Dinas Pendidikan yang enggan disebut namanya dengan nada marah kepada masa aksi.

Kejadian ini memaksa campur tangan gabungan polisi dan Sat Pol PP Buton Selatan setelah massa melempar air mineral ke arah staf.