Baca juga: 60 Calon Fasilitator Program Baruga Moico Ikut Seleksi Tahap Akhir

Selain itu, lanjut Hadi, petugas juga menemukan ribuan buku yang  bertuliskan Yayasan Amal Islam Ibnul Jauzy. Buku itu diduga dijadikan modus teroris untuk mendapatkan dana dari masyarakat.

Kemudian, dua pasang pakaian milik terduga teroris serta buku-buku kecil. Gudang tersebut diketahui milik Amin yang disewa terduga jaringan teroris bernama Usup.

"Kotak amal tersebut diduga sebelumnya tersebar di seluruh rumah makan hingga minimarket, di kabupaten dan kota di Sumut. Kotak-kotak itu kemudian dikumpulkan di dalam gudang," ujarnya.

Menurut Hadi, kotak amal ini berada di gudang sejak dua tahun terakhir. Ratusan kotak tersebut disebar dan dijalankan oleh satu orang laki-laki yang tinggal di gudang bersama istri dan empat orang anaknya. Saat ini mereka masih dalam pengejaran petugas.