Alasan lain mengajukan gugatan sengketa PHPU, menurut Ganjar, karena mempunyai kesamaan dengan pasangan capres-cawapres nomor urut 1, Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (AMIN), yang turut mengalami kecurangan yang sama.
“Kami (dengan tim AMIN) memiliki tujuan yang sama untuk mengungkap kecurangan itu dan kita tidak akan membiarkan,” tegas Ganjar di Posko Pemenangan Ganjar-Mahfud, Jakarta Pusat, Kamis (21/3/2024).
Salah satu kecurangan yang ditemukan TPN, ungkap Ganjar, yakni perolehan suara di tempat pemungutan suara (TPS) yang melebihi 300 dan terjadi tidak hanya di satu lokasi.
“Mudah-mudahan nanti akan ada pakar yang disiapkan oleh tim untuk bisa membuka cerita itu sehingga bisa membuka mata masyarakat,” ujarnya.
Ganjar berharap persidangan sengketa PHPU berjalan secara terbuka dan adil.
