Data UNCHR pada Juli 2023 yang dilansir Al Jazeera, menyebut setidaknya ada sebanyak 931.960 pengungsi Rohingya yang berada di kamp pengungsian Cox’s Bazar.

Mereka tinggal di sebanyak 33 kamp yang terbuat dari bambu dan terpal, berdiri di atas lahan-lahan yang rentan terhadap tanah longsor. Tidak hanya terbesar, kamp pengungsi Cox’s Bazar menjadi kamp pengungsi terpadat di dunia dengan jumlah pengungsi 1,5 kali lebih padat dari penduduk ibu kota Bangladesh, Dhaka, sebagai kota terpadat di dunia.

5. Sumber air terbatas

Sebanyak 22 dari 33 kamp memiliki sumber air yang sudah sesuai standar dari PBB, yaitu satu pasokan air untuk 80 pengungsi. Namun ada dua kamp, yakni Kamp 22 dan Kamp Nayapara, yang memiliki pasokan air jauh dari standar yang ditentukan PBB. (C)