"Karena 20 tahun otonomi khusus di Papua, tidak mampu mensejahterakan orang asli Papua, hanya elit-elit politik saja. Sekalipun ada pemekaran dan otonomi baru, itu tidak akan berdampak pada masyarakat asli Papua," tuturnya, dikutip dari Bbc.com.

Ia mengatakan, pengalaman 20 tahun Otsus Papua, masyarakat tidak mengalami perubahan dalam kehidupan, pendidikan, kesehatan, ekonomi. (C)

Penulis: Nur Khumairah Sholeha Hasan

Editor: Haerani Hambali