Perusahaan kamera profesional RED merilis Hydrogen One dengan layar “holografik” 4V yang diklaim mampu menampilkan gambar 3D tanpa kacamata. Harganya tembus ribuan dolar, dilengkapi spek tinggi untuk konten kreatif.
Teknologi layarnya justru membuat gambar terlihat pixelated, baterai boros, dan pengalaman pengguna kurang memuaskan. Ponsel ini gagal total dan RED meninggalkan bisnis smartphone.
6. Microsoft Kin One & Two (2010)
Microsoft merancang Kin khusus untuk generasi muda yang aktif di media sosial. Desain unik dengan fokus pada berbagi konten secara real-time.
Sayangnya, fitur dasar terbatas, tidak punya toko aplikasi yang memadai, dan harga tinggi. Produksi dihentikan hanya dalam waktu kurang dari dua bulan—salah satu siklus hidup produk terpendek dalam sejarah teknologi. (C)
