Namun berbeda dengan Ketua IPW Sugeng Teguh Santoso yang mempertanyakan terkait luka tersebut. Ia mengatakan bahwa ada dugaan soal pemukulan dan ada jari yang kemudian putus.

“Itu putus karena tembakan terfragmentasi atau putus karena benda tajam?” ujar Sugeng.

Sugeng menambahkan, kejelasan mengenai penyebab luka yang ada di sekujur tubuh Brigadir J akan terungkap setelah hasil autopsi keluar.

4. Keluarga Dilarang Lihat Jenazah

Melansir Tribunnews, kejanggalan lainnya masih berlanjut saat jenazah Brigadir Yosua tiba pihak keluarga sempat tidak diizinkan untuk melihat atau membuka pakaian korban.