Thailand juga memiliki tingkat kesuburan yang rendah, yakni satu koma nol delapan kelahiran sepanjang 2023. Wakil Perdana Menteri Thailand menyampaikan, apabila kondisi tersebut tidak segera diatasi, populasi Thailand bisa berkurang setengahnya dalam waktu enam puluh tahun.

Singapura

Singapura menjadi negara di Asia Tenggara dengan tingkat kelahiran terendah. Tahun lalu, angka kelahiran hidup anjlok sebesar tujuh koma sembilan persen karena mahalnya biaya hidup di Singapura, bersumber dari CNBC Indonesia.

Tingginya biaya hidup menjauhkan banyak orang dari menambah anggota keluarga dan berdampak pada resesi seks yang berkelanjutan.

Meski demikian, angka kelahiran sedikit meningkat pada tahun 2022 menjadi 1,12 dari 1,1 pada tahun sebelumnya. Tren kesuburan menunjukkan perempuan memilih untuk memiliki anak di kemudian hari atau tidak sama sekali.