Wanita bernama asli Jeanne Becu membuat sensasi di seantero Prancis ketika Raja Prancis, Louis XV mengizinkannya ke istana dan menjadikannya selir utama (Mistress en titre).
Wanita kelahiran 19 Agustus 1743 itu diberi permata dan pakaian khusus bangsawan. Bahkan, memiliki penata rambut dan penata busana tersendiri. Akan tetapi, ketika Raja Louis XV meninggal dunia, Raja baru Prancis mengusirnya dari istana.
Namun, pada masa Revolusi Prancis, Madame du Barry ditangkap dan dipenjara karena diduga memberi pendanaan kepada pemberontak.
Pada Pengadilan Revolusioner, Madame du Barry dijatuhi hukuman mati atas dakwaan pengkhiatan.
Pada tanggal 8 Desember 1793, Madame du Barry dipenggal kepalanya dengan menggunakan guillotine di Place de la Revolution (kini disebut Place de la Condorde).
