JAKARTA, TELISIK.ID - Sejumlah konglomerat di Indonesia masuk dalam daftar orang terkaya dunia. Hal ini tidak terlepas dari bisnis batu bara yang mereka geluti. Sebagian dari mereka bahkan memiliki kekayaan yang mencapai ratusan triliun.
Meski begitu, harga batu bara yang terpantau merosot pekan ini sedikit memberikan tantangan bagi para raja tambang.
Menurut Revenitve, harga batu bara dunia terpantau melemah di tengah ketidakpastian ekonomi global. Harga batu bara ICE Newcastle kontrak September sepanjang pekan ini mengalami penurunan sebesar 2,5 persen.
Pada perdagangan Jumat (6/9/2024) lalu, harga komoditas ini tercatat turun 0,82 persen menjadi US$ 144,8 per ton. Penurunan harga batu bara ini terjadi di tengah proyeksi penurunan suku bunga bank sentral Amerika Serikat.
Di Indonesia, beberapa konglomerat terus mempertahankan kekayaan mereka melalui sektor tambang, terutama batu bara.
