Baca Juga: 6 Keluhan Sakit Kepala Ini Perlu Diwaspadai
Gonore disebabkan oleh bakteri Neisseria gonorrhoeae atau gonococcus. Bakteri ini ditemukan di cairan Mr. P dan Miss V dari orang yang terinfeksi.
Penyakit ini dapat menyerang serviks (leher rahim) dan saluran tuba (saluran telur) pada wanita, yang bisa menimbulkan masalah pada sistem reproduksi. Selain itu, bakteri ini juga bisa menyerang dubur, uretra (saluran kencing dan sperma), mata, dan tenggorokan.
Umumnya, gonore ditandai dengan gejala berupa keputihan, pendarahan, dan rasa panas saat buang air kecil. Sayangnya, menurut The Centers for Disease Control and Prevention (CDC), banyak wanita yang tidak mengalami gejala ini.
Tanpa pemeriksaan skrining rutin, sulit untuk mengetahui apakah seseorang mengidap gonore atau tidak. Jika tidak diobati, penyakit ini bisa menyebabkan kehamilan ektopik, peradangan panggul, dan meningkatkan risiko infertilitas pada wanita.
