2. Perjalanan mualaf

Saat remaja ia sangat mencintai musik membuat Ahmad berkenalan dengan Islam. Kala itu ia tur di Detroit dan bertemu dengan komunitas Muslim di sana, ia pun mulai belajar mengenal Islam dan mulai tertarik hingga akhirnya pada 1950 ia menjadi mualaf dan mengganti namanya menjadi Ahmad Jamal.

Setelah masuk Islam, Ahmad Jamal menjawab pertanyaan tentang perpindahan agamanya dengan mengatakan, "Dengarkan musik saya; jawabannya ada."

Selama penampilannya, ia akan meminta penonton untuk diam selama azan dan bahkan mengambil istirahat sejenak untuk berdoa selama konser.

"Albumnya After Fajr, juga favorit saya, terinspirasi dari sholat subuh," ujar Sedat Anar sebagaimana dilansir Daily Sabah.