Menjawab persoalan upah dan tenaga kerja asing, Anies Baswedan, menegaskan semua tenaga kerja ilegal tidak boleh lagi berada khususnya di Sulawesi Tenggara.
“Khususnya di sini, semua tenaga kerja ilegal tidak boleh lagi berada di tanah kita, dan harus diaudit, negara tidak boleh diam menyaksikan orang-orang ilegal itu masuk,” jawabnya dengan sahutan teriakan “betul” dari para partisipan.
Ia menerangkan, bahwa ini persoalan harga diri, bagaimana bisa membiarkan orang-orang ilegal bekerja di tanah air, lalu diberi gaji berlipat dari tenaga kerja lokal.
Menjawab persoalan mencari kerja yang sulit, Anies menerangkan keadaan pengembangan ekonomi yang terjadi saat ini, dimana kegiatan ekonomi hanya padat modal dan tidak padat karya. Sehingga penyerapan tenaga menjadi berkurang.
“Pertumbuhan ekonomi ditopang oleh investasi, lalu dibangun kegiatan ekonomi. Nah, kegiatan usaha yang terjadi selama delapan tahun terakhir ini adalah kegiatan padat modal, tapi tidak padat karya. Sehingga pertumbuhan ekonominya terjadi tapi penyerapan tenaga kerja kurang," ujarnya.
