Bila ada pelaksanaan yang menyimpang termasuk pulau-pulai kecil seperti pertambangan di pulau Wawoni’i, yang melakukan pelanggaran, maka hal tersebut tidak akan dibiarkan tanpa memberikan sanksi.

Setelah selesai menjawab semua aspirasi masyarakat, Anies Baswedan meninggalkan tempat dialog sambil berfoto bersama dengan warga yang hadir, kerumunan pendukung, memadati jalur keluarnya hingga berdesak-desakan sambil menyerukan “Anies Presiden”.

Arsyad Abdullah, Ketua Harian Aliansi Nasional Indonesia Sejahtera (ANIS), menjelaskan Dialog AMIN adalah bentuk penyerapan aspirasi para buruh dan nelayan di Sulawesi Tenggara.

"Harapannya, dengan dialog ini, pak Anies, sebagai capres nomor urut 1, bisa mengetahui problem yang dialami masyarakat, khususnya tentang kaum buruh dan nelayan," ungkapnya.

Sebelumnya, acara yang diagendakan adalah Desak Anies, tapi karena keterbatasan waktu, pihak penyelenggara akhirnya memutuskan untuk merubah konsep menjadi Dialog AMIN. (A)