Kurangi penggunaan produk pembersih rumah tangga yang mengandung polutan dan iritan, seperti aerosol. Jangan merokok, terutama di dalam rumah. Gunakan humidifier untuk melembabkan udara ruangan yang kering, jika memungkinkan.
Untuk mengurangi dampak polusi udara luar ruangan, disarankan memperhatikan indeks kualitas udara di sekitar. Jika indeks kualitas udaranya buruk atau merah, batasi aktivitas di tempat tersebut.
Selain itu, upayakan untuk mengurangi polusi udara. Caranya bisa dimulai dari menggunakan energi yang ramah lingkungan, bepergian menggunakan transportasi umum, sepeda, atau berjalan kaki, hingga tidak merokok.
Dampak zat berbahaya pada polusi udara tidak bisa disepelekan, sehingga penting untuk membatasi aktivitas di tempat-tempat yang memiliki polusi udara tinggi.
Jika Anda rentan mengalami keluhan terkait polusi udara, termasuk karena tinggal di wilayah berpolusi tinggi, sebaiknya memeriksakan diri ke dokter jika mengalami gejala berupa sesak napas hingga batuk. (C)
