KENDARI, TELISIK.ID - Keberadaan tukang ojek pangkalan di Kota Kendari semakin jarang digunakan oleh masyarakat. kejadian ini dirasakan oleh banyak tukang ojek yang biasa mangkal di beberapa titik, seperti pasar dan terminal.
Menurut salah satu tukang ojek pangkalan, Joko (40), dalam beberapa tahun terakhir jumlah penumpang yang menggunakan jasa ojek konvensional menurun drastis.
“Dulu sehari bisa dapat 20 sampai 30 penumpang, sekarang cuma 5 sampai 10 orang saja,” ujarnya, Kamis (31/7/2025).
Penurunan jumlah penumpang ini sangat dirasakan oleh para tukang ojek yang mengandalkan pendapatan dari jasa angkutan tradisional ini. Selain itu, pelanggan yang biasanya masyarakat lokal, kini mulai beralih ke layanan ojek online (ojol).
Baca Juga: 6 Tahun Jual Gorengan, Pria di Kendari Ngaku Kesukaan Semua Kalangan
