KENDARI, TELISIK.ID – Di bawah terik matahari Kendari yang menyengat, seorang perempuan berhijab tampak sibuk memarkirkan motornya. Ia sesekali melirik layar ponselnya, menunggu notifikasi masuk dari grup WhatsApp.
Namanya Alsa (bukan nama sebenarnya), seorang lulusan cumlaude dari Universitas Haluoleo yang kini berjuang sebagai driver ojek online setelah gagal dalam seleksi CPNS.
Alsa adalah potret dari perjuangan panjang seorang sarjana muda yang berharap bisa mengabdikan diri sebagai aparatur sipil negara, namun kenyataan berkata lain.
Meski lulus dengan predikat cumlaude pada tahun 2023, tak satupun lowongan pekerjaan yang mampu ia tembus, termasuk seleksi CPNS yang sangat ia dambakan.
"Setiap ada loker, saya selalu ikut melamar. Tapi tidak pernah lulus. Yang lalu saya tes CPNS juga tapi saya tidak lulus passing grade," kata Alsa saat diwawancarai oleh telisik.id, Kamis (22/5/2025).
