Baca Juga: Merantau dari Semarang, Saban Jumat Jualan Bakso Bagi Hasil di Halaman Masjid Al-Kautsar Kendari

"Di atas sana kan ada pembangunan perumahan besar-besaran. Mereka menggusur bukit, jadi tanah gusuran itu yang dibawa turun sama air hujan," duganya.

Situasi ini menimbulkan ketidaktenangan bagi warga Tunggala, apalagi pada musim penghujan.

Sesilia bersama warga lainnya seringkali mengadukan persoalan itu kepada pemerintah setempat. Namun, hanya janji yang didapatkan tanpa ada tindakan konkret.

"Sering kita mengadu. Ke kelurahan, kecamatan hingga pernah itu RDP (Rapat Dengar Pendapat) di DPRD. Pihak-pihak perumahan juga dipanggil semua. Tapi saya tidak tau juga bagaimana tindak lanjutnya. Banjir lumpur masih juga terjadi," jelas Sisilia.