"Makanya kami minta agar Ketua KONI Busel, La Ode Risawal ini dipecat dari jabatannya. Ini bikin malu daerah saja," nilainya.

Selain itu, mereka juga menuntut sikap DPRD terkait dugaan maraknya proyek yang telah mati kontrak. Atas kejadian itu, daerah merugi. Bagaimana tidak, harusnya Pemda memberlakukan denda terhadap kontraktor nakal. Denda tersebut nantinya akan masuk sebagai pendapatan daerah.

"Kemudian di beberapa proyek yang telah berjalan tidak dilengkapi dengan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3). Kalau ditelusuri, ini juga diduga korupsi. Karena ada anggaran K3. Sementara faktanya tidak ada," kesalnya.

"Terakhir soal pagar DPRD Busel yang dicuri orang. Tapi terhadap masalah ini sudah ada titik terang. Kami apresiasi kinerja polisi dalam hal ini Polsek Batauga," katanya.

Massa sempat melakukan dialog dengan anggota DPRD. Jalannya pertemuan dipimpin langsung Wakil Ketua DPRD Buton Selatan, Aliadi. Hadir pula, La Hijira, H Harnu, La Ishaka dan La Saali.