Ia juga mengatakan, sebelumnya bukan saja lomba panjat pinang, namun ada juga lomba perkelahian kuda.
"Kuda didatangkan dari Kecamatan Lawa, baku adu dengan kuda dari sini," bebernya.
Sementara itu, salah satu penonton bernama Dimas mengungkapkan, kegiatan ini sudah sejak lama dilakukan dan sangat mengibur warga setempat.
Baca Juga: Jijik, Tambatan Perahu di Reok Manggarai Dicemari Sampah dan Kotoran Manusia
Ia juga mengatakan, para penonton yang hadir bahkan berasal dari luar Desa Labasa karena sudah ada kelonggaran untuk bisa berkerumun kembali, dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.
