"Saya selalu merasa ini sebagai pekerjaan yang buruk. Ribuan pria akan mendatangi wanita untuk dilayani. Tetapi, perut kami lapar dan kami hanya bisa pasrah," ungkapnya melansir dari Aljazeera.com.

Saat ini Chandralekha telah meninggalkan prostitusi, karena pelecehan yang tidak dapat ditoleransi. Chandralekha dan ribuan perempuan lain dari Nat Purwa tergabung dalam komunitas Nat.

Baca Juga: Intip 8 Lelaki Playboy Paling Ulung di Dunia, Taklukkan 35 Ribu Wanita

Seorang akademisi bernama Dokter Anuja Agrawal, telah melakukan penelitian terhadap prostitusi di desa ini. Ia mengatakan, sulit untuk menentukan jumlah pasti dari wanita pekerja prostitusi.

“Mereka tersebar di (negara bagian India) Uttar Pradesh, Madhya Pradesh dan Rajasthan," tuturnya.