Ia mengharapkan para bupati/walikota se-Sultra memotivasi jajaran sekolah menengah pertama (SMP) di wilayah masing-masing untuk meningkatkan kualitas anak didik.

Siswa dan siswi SMP di Sultra diingatkan harus siap berkompetisi dengan siswa-siswi SMP dari luar Sultra, karena pola rekrutmen masuk SMA Unggul Garuda terbuka dan professional.

"Kalau anak anak kita tidak memiliki kualitas andal maka tidak tertutup kemungkinan diisi anak-anak luar Sultra," imbau Sumangerukka.

Penetapan Desa Lebo Jaya sebagai lokasi pembangunan SMA Unggul Garuda tertuang dalam surat resmi yang ditandatangani oleh Direktur Jenderal Sains dan Teknologi Kemdiktisaintek, Ahmad Najib Burhani, tertanggal 16 Juli 2025.

“Merujuk pada hasil tinjauan ke beberapa calon lokasi pembangunan Sekolah Menengah Atas (SMA) Unggul Garuda di Provinsi Sulawesi Tenggara, dengan hormat kami sampaikan bahwa Desa Lebo Jaya, Kabupaten Konawe Selatan telah dipilih sebagai lokasi untuk pembangunan SMA Unggul Garuda,” tulis Burhani dalam suratnya.