"Sebenarnya sudah lama masyarakat melakukan pengelolaan dan bahkan ada keterlibatan para investor itu sudah masuk, Kita sekarang tinggal bagaimana memaksimalkan keterlibatan masyatakat," jelasnya.
Ia menambahkan, ikan teri yang dihasilkan di Desa Waburense itu menarik perhatian di Indonesia dan jumlah teri cukup banyak, hal itu merupakan salah satu program unggulan dari pemerintah daerah dalam pengembangan wisata.
"Sehingga tidak hanya masyarakat sebagai penerima manfaat kecil kita harapkan mereka berpartisipasi, Makanya kita berkolaborasi dengan beberapa dinas terkait agar temu UMKM dari ikan teri," ucapnya.
Baca Juga: Tingkatkan Pariwisata, Pemda Buton Tengah Segera Bangun Homestay di Lokasi Wisata
Hal lain disampaikan salah satu tempat pengelolaan ikan teri, Arman menyatakan, populasi ikan teri yang ada di Desa Waburense sangat melimpah dan untuk harga perkilonya juga bervariasi.
