Kolam retensi hulu dibangun di atas lahan 3 hektar dengan volume tampungan 150 ribu meter kubik. Kolam ini dibangun dengan konsep natural yang berbasis ramah lingkungan, memiliki tanggul keliling berelevasi 5 meter dengan rumput gebalan dan bangunan Inlet-outlet pasangan batu kosong.
Sementara untuk kolam retensi hilir dibangun seluas 5,9 hektar dengan daya tampung 177 ribu meter kubik dengan konstruksi pasangan batu dan beton bertulang.
Baca juga: 6.000 Lebih Pelaku Usaha Bakal Diskrining Massal
Kolam retensi ini nantinya juga berpotensi menjadi lokasi wisata baru, karena berfungsi juga sebagai ruang terbuka publik saat musim kering. Fasilitas juga tersedia diantaranya jogging track dan teater terbuka.
Nantinya, kolam ini akan dilengkapi teknologi otomatis (digital) sehingga , Direktur Sungai dan Pantai Direktorat Sumber Daya Air (SDA) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Bob Arthur Lombogia menyampaikan, progres pengerjaan kolam retensi Sungai Wanggu di Kota Kendari sudah mencapai 80 persen.
