Bob Arthur menyampaikan, kolam retensi atau waduk sebagai upaya mencegah terjadinya banjir yang dibangun di Kota Kendari dalam dua bentuk yakni hulu dan hilir.

"Ini ada dua waduk yang di sini dan di atas jalan. Untuk yang di atas jalan adalah hulu, kemudian yang di bawah jalan ini hilir. Ini progresnya sudah lebih dari 80 persen," kata Bob Arthur saat mendampingi kunjungan kerja Komisi V DPR RI meninjau infrastruktur dan transportasi di Kendari, Senin (2/11/2020).

Ia mengatakan, pihaknya telah melakukan simulasi banjir dan bila tidak diupayakan pengendaliannya, maka bisa terjadi banjir dengan luas 2.500 hektare di sepanjang Sungai Wanggu.

"Namun kalau tanggul-tanggul yang ada di Sungai Wanggu ini dan ada anak-anak sungainya kita kerjakan, dia akan menjadi kecil banjirnya, menjadi 681 hektare, atau sekitar 66 persen dia reduksinya," ujar Bob Arthur. (B)

Reporter: Muhammad Israjab