Baca Juga: Deretan Fakta Mengejutkan 3 Provinsi Baru di Papua
Pihaknya ingin merubah pandangan selama ini, jika jagung kuning hanya untuk pakan ternak, rupanya dengan menghilirisasi justru meningkatkan nilai tambah dari jagung kuning, salah satu produknya untuk industri pangan yang secara nasional kebutuhannya setiap tahun di atas 1 juta ton lebih dan 90% pemenuhannya dari impor.
Fasiltas paket teknologi yang sedang dibangun ini adalah untuk mewujudkan setidaknya 3 hal yakni, jagung untuk industri pangan, pakan ternak dan pengelolaan limbah jagung yang dapat, berkontribusi pada peningkatan pendapatan petani, perluasan lapangan kerja, peningkatan PAD, mendorong tumbuh dan berkembangnya sektor perdagangan, industri dan transportasi.
"Pada fasilitas ini, para petani dapat menjual jagung basah bersama tongkol (tanpa pipil) dan selanjutnya diproses untuk menghasilkan produk jagung dalam kemasan," terangnya. (B)
Penulis: Sunaryo
