Baca Juga: Terapkan Syariat Islam dan Penduduk 100 Persen Muslim, Negara Ini Terancam Hilang dari Bumi

Tidak terawatnya Burj Al Babas, diduga gara-gara ambisi besar dan harga properti yang selangit. Kondisi ekonomi yang sulit juga diperkirakan membuat mimpi Burj Al Babas kandas.

Inisiator perumahan mewah unik ini adalah Yerdelen brothers selaku pihak yang mengelola perusahan konstruksi Sarot Property Group. Tujuan proyek ini adalah menarik para pembeli vila dari negara Timur Tengah, yang kerap berlibur ke Turki.

Para orang kaya tersebut kerap mengunjungi Turki karena tertarik dengan iklim Mediterania dan pemandangan yang indah sehingga diyakini akan bersedia membeli vila.

Awalnya, harga satu vila ini mencapai 400 ribu hingga 500 ribu dolar atau setara Rp 5,9 miliar hingga Rp 7,2 miliar. Sebanyak 50 persen dari 700 vila pun berhasil terjual.