
Sementara itu, Ketua Panitia HKN ke-59 sekaligus Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tenggara, Didin Rohidin mengaku, pemeriksaan kanker serviks jika dilakukan sedini mungkin, maka pengobatannya akan dilakukan lebih cepat dan risiko kematiannya semakin minim.
“Jika bisa dideteksi sedini mungkin, maka akan lebih mudah pengobatannya dan risiko kematiannya akan semakin berkurang,” jelasnya pada Telisik.id.
Baca Juga: Pejabat Diharap jadi Bapak Asuh Anak Stunting
Selain melakukan pemeriksaan pap smear, dalam kegiatan HKN ke-59 juga diselenggarakan Slseminar dengan tema “Transformasi Kesehatan untuk Indonesia Maju” yang salah satu materinya membahas terkait kanker serviks dan pentingnya deteksi dini penyakit tersebut.
